Bedah Buku Karya Guru SMAN 2 Pandeglang: Tumbuhkan Motivasi Siswa Dalam Membaca dan Menulis

Pandeglang – Tim Literasi SMA Negeri 2 Pandeglang melaksanakan acara bedah buku Senandung Rindu karya Dra. Hj. Aan Khojanah, M.Pd dan buku karya Neli Fori Karliana, M.Pd tentang 40 hari bersinar dalam gelap serta aku pulang.

Bedah buku dengan judul senandung rindu, merupakan karya Hj.Aan Khojanah, M.Pd salah satu guru SMA Negeri 2 Pandeglang. Buku tersebut berisi tentang kumpulan puisi dan cerita inspiratif.

Buku Senandung Rindu yang dibedah oleh tim literasi merupakan hasil karya sastra puisi dan cerita inspiratif bagaimana bisa memberikan nilai-nilai inspiratif kepada orang lain dengan kemanfaatan buku ini.

Dalam hal ini, karya puisi yang dibuat oleh Aaan Khojanah adalah bentuk ekspresi terkait kegelisahan-kegelisahan keseharian hidupnya yang dituangkan dalam bentuk tulisan sastra puisi.

Bahkan Aan pun, menjelaskan buku senandung rindu yang ia tulis bisa dijadikan sebagai cerita inspiratif bagi pembaca, dalam hal ini memberikan wawasan yang baru terkait cerita yang manfaat.

Kemudian bedah buku yang kedua tentang buku 40 hari bersinar dalam gelap dan aku pulang yang ditulis oleh Neli For Karliana, M.Pd, merupakan karya fenomenal dalam dorongan untuk menulis.

Buku 40 hari bersinar dalam gelap merupakan kumpulan 40 judul esai berisi pengalaman pribadi yang ditulis selam 40 hari dalam masa pandemi. Kegelisahan tersebut dituangkan oleh Neli dalam bentuk tulisan esai, semua ia tuangkan dalam bentuk tulisan.

Dalam hal ini, yang menarik dalam bedah buku ini terdapat judul esai yang menggelitik dan menarik yaitu belajar asyik bersama guru cantik, dalam tulisan esai tersebut menjelaskan bahwa semua pembelajaran yang dilakukan oleh guru harus aktif senyum yakin interaktif kreatif (Asyik) dan ceria antusias tegas inspiratif komunikatif (Cantik), sebagai rule model metode dalam pembelajaran kekinian.

Selanjutnya buku aku pulang, karya Neli yang kedua berisi tentang cerpen yang ia tulis dimasa pandemi pula.

Neli pun memberikan cara berpikir yang progresif, dalam masa pandemi semua dibatasi oleh aturan protokol kesehatan yang harus dipatuhi agar selamat dan bertahan dalam hidup ini, termasuk agar tetap bisa berkarya.

Judul buku aku pulang ini adalah salah satu upaya agar tetap eksis berkarya demi meningkatkan kompetensi pembelajaran guru agar lebih baik, pandemi bukan jadi persoalan dalam meningkatkan kompetensi guru.

Kemudian, Neli pun dalam pemaparan bedah buku aku pulang menceritakan pengalaman pribadinya bahwa esai yang ditulisnya adalah sebagian menceritakan pengalaman pribadi yang baik, bisa dijadikan inspirasi oleh siswa kedepannya.

Tidak ada yang sia-sia orang membaca buku, karena membaca buku menggali pengalaman orang lain untuk menjadikan pembaca lebih baik.

Dengan demikian semoga dengan bedah buku yang dilaksanakan oleh tim literasi SMA Negeri 2 Pandeglang bisa menumbuhkan minat membaca siswa, bahkan bisa menjadi penulis yang handal. (zak/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *